Tampilkan postingan dengan label Eroge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eroge. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Februari 2011

Fate/Stay Night: Route



Ketika saya melihat postingan lama di blog saya, saya menyadari satu hal yang amat penting, ternyata saya belum mengulas sama sekali tentang cerita dari visual novel yang paling saya cintai, Fate/Stay Night. Karena itu sekarang saya akan membahas sedikit tentang alur cerita dari visual novel terbaik sepanjang masa tersebut.

Dalam Fate/Stay Night kamu akan berperan sebagai Emiya Shirou, seorang magus yang terlibat dalam Holy Grail Wars. Fate/Stay Night memiliki 3 buah alur cerita dan 5 buah ending, juga sekitar 40 buah bad ending.Tiap jalur cerita bisa dikatakan mewakili masing-masing heroine (that means we have 3 heroines here). AWAS HEAVY SPOILER!


~“Fate”~


Fate route merupakan jalan cerita yang pertama kali harus kita tamatkan. Fate’s route lebih berpusat pada hubungan Shirou dan Saber. Berseker menjadi musuh tersulit dalam route ini. Shirou berusaha meyakinkan saber bahwa keinginannya menggunakan grail untuk mengubah masa lalu adalah salah. Pada Fate route, Saber berhasil mengalahkan Gilgamesh versi golden armor (hanya di Fate’s route Gilgamesh lengkap memakai armor emasnya dan menggunakan jurus andalannya “Enuma Elish”) melalui pertarungan yang epic kemudian dengan excaliburnya menghancurkan Holy Grail dan Saber pun harus berpisah dengan Shirou. Jalan cerita Fate hanya memiliki 1 ending. 80% versi anime series diambil dari jalan cerita ini.

~“Unlimited Blade Works”~


Jalan cerita kedua ini berfokus pada pribadi dan ideologi Emiya Shirou. Musuh terbesar kali bukan Berseker melainkan Caster, bahkan Saber harus kehilangan kontraknya dengan Shirou karena noble phantasm dari Caster “Rule Breaker”. Keadaan bertambah parah ketika Archer mengikat kontrak dengan Caster, sehingga Rin dan Shirou harus meminta bantuan kepada Ilya dan Berseker untuk mengalahkan pihak Caster,namun apa daya ternyata Ilya dan Berseker telah dibunuh oleh Gilgamesh. Archer menjadi kunci penting dalam jalan cerita ini, identitas asli dari Archer ternyata adalah “Hero of Justice” Emiya Shirou, jadi Archer adalah versi masa depan dari Shirou yang menjadi “Hero”. Dalam UBW’s route kamu akan mendapati 2 buah ending yaitu True Ending, dimana Shirou dan Rin akan pergi ke London sebagai “lover” dan “master & apprentice” untuk mendalami sihir di magic association, dan Good Ending, dimana Saber masih hidup walaupun Grail telah hancur. (note: Dalam UBW’s Route ada banyak sekali pertarungan antar servant yang seru, dan kamu akan melihat versi “sakti” dari Shirou^^)

~“Heaven’s Feel”~


Pada Heaven’s Feel Route diperlihatkan bahwa peran Matou Sakura ternyata sangat penting dalam Fate/Stay Night. Matou Zouken (kakek/leluhur dari keluarga Matou) menemukan fragment holy grail pada Holy Grail Wars sebelumnya, dengan menggunakan keahliannya, dia menanamkan fragment holy grail tersebut ke dalam tubuh Sakura dengan maksud menciptakan “wadah palsu” untuk holy grail. Dalam Heaven’s Feel Shirou dihadapkan pada situasi yang sulit dimana Saber telah kalah dan menjadi Dark Saber (hanya muncul pada Heaven’s Feel Route), belum lagi Shirou harus memutuskan apakah Shirou harus membunuh Sakura (bahkan Gilgamesh telah terbunuh oleh Dark Sakura). Dalam keadaan terjepit tersebut Shirou yang kehilangan tangan kanannya lalu mendapatkan tangan kanan dari Archer bekerja sama dengan Rin an Ilya (Berseker pun harus takhluk oleh kelompok Dark Sakura) untuk menciptakan jewelry sword “Zeltrech” untuk menghadapi kombinasi Dark Sakura dan Dark Saber. Dengan kekuatan dari tangan kanan Archer dan bantuan dari Rider, Shirou berhasil mengalahkan Dark Saber. Rin berhasil menahan kekuatan Dark Sakura dengan pedang Zeltrech-nya dan menyadarkan Sakura dari pengaruh Angra Mainyu untuk sementara, kemudian Shirou menghancurkan kontrak Sakura dengan Angra Mainyu menggunakan “Rule Breaker” milik Caster. Heaven’s Feel route adalah jalan cerita yang sebenarnya dari Fate/Stay Night dan memiliki 2 buah ending, yaitu normal ending (Shirou mengorbankan dirinya untuk menghancurkan Holy Grail beserta Angra Mainyu, dan menyisakan Sakura yang dengan setia terus menunggu kepulangan Shirou) dan True Ending (dimana Shirou gagal menghancurkan Holy Grail lalu ditolong oleh Ilya yang menggunakan holy grail untuk menyelamatkan Shirou dan mengorbankan dirinya untuk menutup “gerbang” dari Holy Grail).

Rabu, 09 Februari 2011

Cross†Channel


Awalnya saya tidak begitu melirik judul visual novel ini, lalu seorang teman menyarankan untuk memainkan judul ini karena Kinoko Nasu (author dari type-moon) memuji visual novel tersebut. Dari situ, rasa penasaran muncul, dan saya akhirnya memainkan visual novel tersebut. Setelah memainkannya, saya TIDAK PEDULI lagi apakah benar Kinoko Nasu memuji visual novel ini atau tidak. Bagi saya visual novel ini LAYAK untuk dimainkan. Lalu apa yang menarik dari judul yang satu ini?

Cross†Channel adalah visual novel yang ditulis oleh Tanaka Romeo dan dikembangkan oleh FlyingShine. Di sini kamu akan berperan sebagai Kurosu Taichi, anggota klub broadcasting dari sekolah Gunjou, sekolah untuk anak-anak yang tidak bisa atau sulit bersosialisasi dengan masyarakat. Sayang sekali saya tidak akan mengulas cerita lebih dari ini, karena takut akan merusak kenikmatan cerita. Cross†Channel merupakan sebuah game yang sulit sekali untuk direview, saya tidak dapat banyak berbicara tanpa merusak kenikmatan cerita.

Setiap elemen dari game ini adalah SPOILER. Awal bermain mungkin anda akan seperti saya yang kesulitan mencari apa yang menarik dari visual novel ini, belum lagi penyampaian bahasa yang sangat-sangat sulit sehingga anda mungkin terlelap sebelum menyelesaikan satu ending. Akan tetapi setelah saya menyelesaikan ending pertama, muncul rasa penasaran yang cukup besar yang cukup membuat saya kegandrungan dengan visual novel ini. Mengapa demikian? Dari peristiwa pada ending pertama anda akan mendapati kenyataan yang sangat mengejutkan dan mengundang banyak pertanyaan. Sayang saya tidak dapat berkata lebih lanjut mengenai kenyataan tersebut karena lagi-lagi dapat merusak cerita.

Cross†Channel merupakan judul yang wajib anda coba apalagi jika anda suka cerita yang cukup rumit, akan tetapi juga merupakan sebuah judul yang tidak saya rekomendasikan untuk pemula. Ketidakwajaran cerita ataupun tokoh kadang sulit untuk diikuti, dan seperti yang sudah katakan sebelumnya bahwa bahasa penyampaiannya juga sulit, banyak istilah-istilah yang anda mungkin tidak tahu. Setiap motif karakter biasanya jelas pada akhir cerita, dan itu adalah aspek yang cukup penting dari permainan. Mencari tahu masa lalu tiap karakter dan alasan mengapa mereka berperilaku seperti itu merupakan keasyikan tersendiri memainkan game ini.

Visual novel ini cukup berat, dan saya rekomendasikan ini untuk orang yang mencari game psikologis. Jika Anda mencari game yang pure love, this is not the one.

Hal yang perlu diperhatikan agar anda dapat menikmati visual novel ini dengan maksimal adalah semakin sedikit anda tahu isi cerita semakin anda dapat menikmati visual novel ini (percayalah anda untuk tidak membuka Wikipedia apapun karena dapat berpengaruh merusak kenikmatan anda memainkan visual novel ini). Just like I said before, “every element in this game is spoiler”

Minggu, 25 April 2010

Princess Waltz


The Princess Waltz; sebuah tradisi pertempuran yang diadakan untuk mencari seorang putri yang layak untuk menjadi Ratu Seven Central di sebuah dunia fantasi Eldelant. Enam putri dari semua kerajaan di Eldelant ikut berpartisipasi dalam Princess Waltz, tetapi hanya satu yang akan memegang kekuasaan tertinggi.

Dalam game ini kamu akan berperan sebagai Fukamori Arata, dan kamu tidak tahu apa-apa tentang Princess Waltz. Bahkan kehidupanmu di Jepang bisa dibilang biasa-biasa saja. Kamu hidup dengan kakak perempuan dan ibumu, teman masa kecil yang selalu membangunkanmu untuk berangkat sekolah, dan teman-teman sekelas yang energik.

Suatu hari ada seorang murid pindahan dari luar negeri bernama Chris Northfield di kelasmu. Chris yang serba sempurna layaknya seorang pangeran menjadi pujaan semua orang di sekolah. Kamu yang awalnya cuek terhadap kehadiran Chris mulai penasaran dengan ‘pangeran’ ini. Akan tetapi ketika rasa penasaran tersebut mulai membuatmu menyelidiki Chris, kamu akhirnya sadar bahwa kamu telah terlibat oleh sesuatu yang tak pernah kamu bayangkan sebelumnya….

Princess Waltz menjadi salah satu judul visual novel paling populer di tahun 2006. Bahkan visual novel ini sering dibanding-bandingkan dengan visual novel dari Type-Moon, Fate/Stay Night. Menurut saya pribadi cerita dalam game ini sangatlah menyentuh, romance dan pertempuran diceritakan dengan sangat menarik, desain karakter yang bagus, BGM dalam game juga sangat bagus dan cocok, lalu juga ada sistem pertempuran dengan permainan kartu. Visual novel ini sangat cocok bagi kamu yang suka kisah epik dan menyentuh, belum lagi kemudahan dalam menyelesaikan jalur cerita yang cocok bagi saya yang tidak suka terlalu ribet dalam menyelesaikan sebuah visual novel.

Minggu, 04 April 2010

Nasuverse (Type-Moon Relations)


Sebelum membaca lebih jauh, saya peringatkan bahwa artikel ini termasuk kategori HEAVY SPOILER!! Hubungan-hubungan antar karakter dari seri-seri yang berbeda merupakan kelebihan dari produk atau seri-seri Type-Moon. Dan perlu diketahui bahwa tidak semua seri Type-Moon termasuk dalam Nasuverse.

Secara garis besar ada 3 seri utama yang menjadi pusat dari Nasuverse(untuk saat ini). 3 seri tersebut adalah; Tsukihime, Kara no Kyoukai, dan Fate/Stay Night. Dan kira-kira ada 4 faktor yang menghubungkan seri-seri Type-Moon ini, yaitu; Organisasi, Creature, Magic, Karakter.

Akan sangat panjang sekali jika saya ulas hubungan dari semua seri Type-Moon. Jadi akan saya tunjukan sebuah gambar yang saya unduh dari website typemoon.wikia yang menjelaskan secara singkat hubungan karakter-karakter Type-Moon. Seperti yang saya beritahu sebelumnya bahwa tidak semua seri Type-Moon termasuk dalam Nasuverse, seperti 'Canaan' contohnya. Untuk seri 'DDD' masih belum diketahui apakah termasuk dalam Nasuverse. Klik gambar dibawah untuk melihat gambar.

Senin, 29 Maret 2010

Tsukihime's Attack


Dalam postingan saya sebelumnya telah kita ketahui bahwa Tsukihime merupakan debut dari Type-moon yang langsung melambungkan nama perusahaan game tersebut. Apa yang membuat Tsukihime begitu disukai penggemarnya? Apakah yang menarik dari visual novel Tsukihime ini?

Dalam Tsukihime kamu akan memainkan Tohno Shiki sebagai tokoh utama dan ada 5 heroine (tokoh wanita utama) yang dapat kamu pilih jalan ceritanya. Saran saya (bahkan type-moon juga menyarankannya) sebaiknya kamu menyelesaikan jalan cerita Arcuied terlebih dahulu lalu diikuti jalan cerita Ciel, Akiha, Hisui, dan terakhir Kohaku, toh jalan cerita Kohaku hanya dapat dijalankan ketika sudah menyelesaikan semua jalan cerita tokoh heroine lain. Tiap heroine memiliki 2 ending yang berbeda yaitu “True Ending” dan “Good Ending” terkecuali untuk seorang heroine yang hanya memiliki 1 ending saja yaitu “True Ending”. Jadi ada 9 ending yang dapat kamu nikmati dalam Tsukihime.

Pertama kali saya memainkan visual novel ini saya terkejut akan penampilannya yang sangat sederhana, bahkan sempat berpikir “Wah ini game kuno ya?!” Akan tetapi kebesaran nama Tsukihime membuat saya ingin tahu apa yang menarik dari visual novel yang satu ini. Ternyata ceritanya benar-benar sangat bagus, bahkan menurut saya Tsukihime merupakan visual novel terbaik yang pernah saya mainkan dari segi cerita. Berkali-kali anda akan dibuat menangis dan tersenyum karena kisah dan dialognya yang betul-betul menyentuh. Gambarnya pun lumayan baik, nilai plus untuk ekspresi para karakternya. Menurut saya hanya satu kelemahan visual novel ini, yaitu sistem gamenya yang sempat membuat saya berpikir bahwa Tsukihime adalah game kuno. Akan tetapi kelemahan yang seharusnya sangat krusial ini menjadi hanya sebuah masalah sepele karena kelebihan lain yang diberikan visual novel tsukihime.

“This is best visual novel..no, this is the best novel I’ve read in my life” seperti itulah Tsukihime bagi saya. Saya selalu tidak suka dengan tokoh utama dalam visual novel, akan tetapi saya merasakan perasaan yang berbeda terhadap karakter Tohno Shiki. Nasu sensei (penulis Tsukihime) mampu membuat saya untuk pertama kalinya menyukai karater utama game visual novel eroge. Unsur hentai bisa menjadi nilai plus bagi yang menyukainya, tetapi bisa menjadi nilai minus bagi yang tidak menyukainya. Kabar baiknya telah tersedia versi non hentai bagi kamu yang tidak menyukai unsur hentai, dan tentu saja tidak mengurangi inti cerita Tsukihime.

Secara objektif saya memberikan nilai 9.1 (strongly recommended) dari 1-10 untuk keseluruhan. Termasuk nilai tambahan karena memiliki hubungan atau korelasi dengan cerita lain seperti “Kara no Kyoukai” dan bahkan “FATE/STAY NIGHT” yang akan saya bahas dalam “Nasuverse”.

Download LINK:

Tsukihime “H-version”: http://www.megaupload.com/?d=38AYTB9R
Tsukihime “non H”: http://www.megaupload.com/?d=G8UB8CCX
Game langsung dapat dimainkan tanpa instalasi

Shingetsutan Tsukihime (anime): http://www.cyber12.com/page-64.html
Walktrought: http://lparchive.org/LetsPlay/Tsukihime

Minggu, 14 Maret 2010

Type-Moon

Type moon, ada gak sih seorang otaku yang tidak mengenal perusahaan game Jepang ini? Perusahaan game ini sangat terkenal dengan visual novel mereka. Karya mereka yang terkenal adalah ‘Tsukihime’ dan ‘Fate/Stay Night’. Pernah dengar kan? Ya, kedua karya mereka ini telah diadaptasi ke anime dan manga dengan sangat sukses.

Type-Moon didirikan oleh seniman dan penulis Takashi Takeuchi & Kinoko Nasu, yang proyek pertama adalah novel ‘Kara no Kyokai’, yang awalnya dirilis pada bulan Oktober 1998 dan dicetak ulang pada tahun 2004. Nama perusahaan Type-Moon sebenarnya berasal dari salah satu karya lama Kinoko Nasu, Angel Notes. Pada Desember 2000, Type-Moon merilis game eroge visual novel untuk PC Tsukihime, yang dijual sangat bagus dan berhasil mengumpulkan banyak penggemar (termasuk saya tentu >.<) karena komprehensif dan alur cerita dan gaya penceritaan yang unik dari penulis Nasu Kinoko. Tak lama kemudian pada 2003 Tsukihime diadaptasi menjadi sebuah anime dengan judul ‘Shingetsutan Tsukihime’, yang diproduksi oleh JCStaff dan diterbitkan oleh Geneon, dan sebuah serial manga berdasarkan Shingetsutan Tsukihime yang telah diterbitkan sejak tahun 2004.

Segera setelah itu, pada bulan Januari 2001, Type-Moon merilis ‘Plus-disc’, tambahan dari Tsukihime yang menampilkan 3 sisi cerita tambahan dan berbagai multimedia, dan pada bulan Agustus 2001 merilis sebuah sekuel Tsukihime, ‘Kagetsu Tohya’, dan tak lama kemudian, pada bulan April 2003 dirilislah ‘Tsuki-bako’ paket khusus tiga set disk yang menyertakan Tsukihime, Plus-Disk dan Kagetsu Tohya dan sebuah remix soundtrack untuk kedua permainan dan lebih banyak lagi multimedia.

Pada bulan Desember 2002, Type-Moon, bekerjasama dengan French-Bread (dikenal sebagai Seisakujo sebelum tahun 2003), merilis game fighting pertama mereka, Melty Blood, Game doujin untuk PC berdasarkan cerita Tsukihime. Setelah sukses akan game pertama ini tak lama kemudian dirilislah game fighting doujin pada Mei 2004, Melty Blood Re-ACT dan patch update Melty Blood Final Tuned yang dapat di download secara gratis melalu internet. Melty Blood menjadi game doujin fighting 2D yang pernah dibuat, dan telah dirilis arcade port: Melty Blood Act Cadenza pada Maret 2005 dan untuk versi PS2-nya dirilis pada Agustus 2006.

Type-Moon segera beralih dari suatu organisasi doujin soft menjadi organisasi komersial, dan pada 30 Januari 2004, merilis game eroge visual novel berjudul FATE/Stay Night, yang memecahkan semua catatan rekor penjualan di hari pembukaan dan kemudian diadaptasi menjadi sebuah serial anime 24 episode yang disiarkan di Jepang mulai 6 Januari 2006 dan manga yang telah diterbitkan sejak 26 Desember 2005 di Shonen Ace (Dikenal untuk adaptasi manga Neon Genesis Evangelion dan Keroro Gunsou). Sebuah sekuel dari Fate /Stay Night, Fate/Hollow Ataraxia, dirilis pada 28 Oktober 2005.

Itulah sedikit sejarah dari Type-Moon yang saya ambil dari Wikipedia. Saya sendiri merupakan penggemar dari karya-karya perusahaan yang satu ini. Selanjutnya ingin saya ulas karya-karya produksi dari Type-Moon yang telah saya tonton, baca, dan mainkan.